Friday, 3 August 2012

Bersyukurlah, Dee...

Kadang setitik syukur mampu melawan badai kehidupan...

Whether you think you will have a good day or 
whether you think you will have bad day, you are right!”.  


Allah-ku, terimalah rasa syukurku yang sedikit ini,

”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku),maka pasti azab-Ku sangat berat.”(QS.ibrahim [14]: 7)


*****

Bersyukurlah, Dee...
untuk helaian nafas yang bisa kau hirup hingga hari ini. Nafas yang masih menyisakan kehidupanmu yang luar biasa. Alhamdulillah...

Bersyukurlah, Dee....
akan kedua tanganmu yang sempurna...dirimu masih bisa bekerja & bekarya!
Hingga kau mampu menyenangkan hati orang-orang yang kau cintai dengan hadiah sederhana,
kau pun mampu memberikan sedekah sebagai 'kunci' pintu syurgamu!
kau tak perlu mengemis bahkan tak perlu menyusahkan pada oranglain.

Perumpamaan oarang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Dia mahalus, maha Mengetahui.”(QS.Al-baqarah:261)

Bersyukurlah, Dee....
diatas badai kehidupan. Lihatlah beberapa tahun hidupmu kebelakang?
berapa kali telah kau ukir prestasi tanpa mengharap sebuah penghargaan.
kau hanya ingin kecapi kebahagiaan!
kau hanya ingin cinta dan kehangatan yang tulus dari anak-anak,
dan, Allah telah mudahkan segala ide-ide brilianmu,
terus menjadi nyata!

Segala program yang kau adakan bersama sahabat-sahabatmu,
sungguh keberhasilan yang telah memberimu bahagia, bukan?
Subhanallah...

Dan, kau takkan lakukan itu, tanpa adanya badai kehidupan.

Bersyukurlah, Dee...
masih terlalu banyak orang-orang yang sangat sayang padamu,
sahabat setia, penampung segala katarsis-mu...
para makcik disekelilingmu, para murid yang kadang menjengkelkanmu...
Alhamdulillah...

dan, masih terlalu banyak dipertemukan oleh Allah..
para bunda yang hebat, yang terus menyemangati tuk hidup!
para sahabat 'pelaku kehidupan' yang lebih dahsyat ujiannya....

Percayalah, badai kehidupan takkan lama ....

“Ya Tuhanku, anugerahilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yng telah engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang engkau ridhai; dan masukanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”(QS.An-Naml[27]:19)

Terimakasih Allah-ku,
terimakasih mamah-papah,
terimakasih yaa zawjii,
terimakasih sayangku : keempat lelaki kecilku,
terimakasih sahabat-ku, jiran-jiran-ku,

terimakasih Rie, mbak Iin, yesi-ku, chauziah, kak dede, dek Uwi, Ragil, Toh Wei Lin, Mak cik Amnor, Ka Mahani, makcik Norliah, Ka Aminah, Ka Kiah, Ka Siti, Ka Zie, dan semua....yang tak sempat kutuliskan namanya....

Terimakasih kuucapkan selagi nafas melekat di jiwaku.


@Rahmajanti'81
Semenanjung Malaysia.
Pertengahan Ramadhan...

No comments:

Post a Comment